Pasang iklan disini

Silaturahmi ke DPRD, BPBD Bengkulu Tengah Sampaikan 5 Poin Penting Soal Penanggulangan Bencana

IMG 20260723 WA0025

Kamera Jurnalis, Bengkulu Tengah – BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah melakukan silaturahmi dan konsultasi dengan Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah beserta Komisi yang membidangi.

 

Dalam pertemuan tersebut, BPBD menyampaikan terima kasih atas dukungan DPRD selama ini terkait pelayanan kebencanaan kepada masyarakat. Sekaligus menyampaikan sejumlah permasalahan dan harapan strategis dalam upaya penanggulangan bencana di daerah.

 

Kalaksa BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah, Siswandi, SH., MH., memaparkan 5 poin penting.

 

Pertama, kondisi kebencanaan di Kabupaten Bengkulu Tengah menunjukkan daerah ini memiliki potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, serta gempa bumi. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan yang berkelanjutan.

 

Kedua, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Dengan keterbatasan tersebut, BPBD tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Ketiga, keterbatasan sarana dan prasarana seperti kendaraan operasional, peralatan evakuasi, alat komunikasi, gudang logistik, dan peralatan penanganan bencana, juga memengaruhi kecepatan dan efektivitas respons di lapangan.

 

Keempat, perlunya penguatan kapasitas masyarakat melalui program Desa Tangguh Bencana, Sekolah Aman Bencana, pelatihan relawan, simulasi kebencanaan, serta edukasi kepada masyarakat agar risiko bencana dapat ditekan.

 

Kelima, BPBD menyampaikan harapan kepada DPRD. Di antaranya mendukung peningkatan alokasi anggaran BPBD sesuai tingkat risiko bencana daerah, mendukung pengadaan sarana dan prasarana kebencanaan, mendukung pembentukan regulasi dan kebijakan yang memperkuat penyelenggaraan penanggulangan bencana, serta mendorong sinergi lintas OPD dalam upaya pengurangan risiko bencana.

 

“Kami meyakini bahwa investasi pada penanggulangan bencana bukan sekadar pengeluaran anggaran, melainkan investasi untuk melindungi masyarakat, menjaga keberlangsungan pembangunan, dan mengurangi kerugian yang jauh lebih besar di masa depan,” ujar Siswandi.

 

DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah menyambut baik masukan tersebut dan berkomitmen untuk memperjuangkan penguatan kelembagaan BPBD demi keselamatan masyarakat.