Kamera Jurnalis, Benteng – Tercium dugaan gratifikasi dalam perekrutan relawan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kabupaten Bengkulu Tengah.
Tidak tanggung-tanggung, informasi yang berhasil dihimpun kamerajurnalis.com, dalam perekrutan relawan dapur MBG. Peserta dipatok menyetor sejumlah uang dengan nominal yang bervariasi, mulai dari Rp 3.000.000 per orang hingga belasan juta rupiah per orang.
Isu tersebut sudah terendus sejak lama di kalangan masyarakat kabupaten Bengkulu Tengah. Bahkan baru-baru ini berkembang dan mencuat di jejaring media sosial Facebook.
Seperti dalam salah satu postingan pemilik akun Gusyadi warga desa Sekayun Ilir kecamatan Bang Haji kabupaten Bengkulu Tengah. Ia membagikan Himbauan dari Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Bengkulu Tengah, dengan caption “Info bagi yang nyetor kemarin beranilah buka ke publik kita berantas oknum pungli ini”
Tidak sedikit warga net yang berkomentar dalam posting tersebut dan memberikan tanggapan terkait isu yang berkembang di daerah tersebut. Ada yang memberikan informasi, ada yang sampai menjualkan perhiasan untuk memberikan setoran untuk dapat masuk menjadi relawan dan ada juga yang memberikan informasi uang setoran tersebut dijadikan uang pinjaman oleh pihak-pihak yang diduga menjadi oknum tidak bertanggung jawab.
Sementara dalam selebaran himbauan BGN Kabupaten Bengkulu Tengah tersebut, BGN memberikan informasi kepada seluruh kalangan masyarakat, bahwa untuk perekrutan relawan di dapur MBG tidak ada pungutan atau biaya apapun.
“Jika ada SPPG yang meminta biaya dan lain sebaginya, segera hubungi kami terkhusus kabupaten Bengkulu Tengah,” Himbau BGN Kabupaten Bengkulu Tengah




















