Kamera Jurnalis, Bengkulu Tengah – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun anggaran 2025, Desa Air Napal Kecamatan Bang Haji tercatat sebagai desa tercepat Se-Kecamatan dalam penyaluran BLT DD.
Kegiatan penyaluran yang berlangsung dan dilaksanakan di balai desa Air Napal Kecamatan Bang Haji ini digelar pada Jumat 12 Maret 2025 kemarin.
Kades Ari Napal Komaini menuturkan, penyaluran BLT DD untuk 3 bulan pertama tahun anggaran 2025 adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai sebesr Rp 300.000 perbulan yang bersumber dari Anggaran Dana Desa yang dialokasikan untuk bantuan keluarga kurang mampu atau kategori miskin dan rentan usia yang ada didesanya.
“Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebelumnya sudah diputuskan melalui Musyawarah Desa (Musdes) sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan oleh Pemerintah Desa masing-masing.” Ujar Kades Komaini
Kades juga menuturkan, Kegiatan tersebut dilaksakan di Desa Air Napal Kecamatan Bang Haji, yang dimulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. BLT DD disalurkan oleh Pemerintah Desa kepada 10 KPM Yang masing-masing menerima bantuan sebesr Rp 900.000 yang terhitung dari bulan Januari sampai Maret untuk tahap I.
“Untuk pembagian BLT DD tahap pertama ini, kita sudah menyalurkan bantuan selama 3 bulan berjalan, dimana masing-masing KPM menerima Rp 900.000.”

Proses penyaluran BLT DD berlangsung dengan tertib dan kegiatan berjalan dengan lancar, diharapkan kepada Warga Masyarakat penerima manfaat, agar memaksimalkan penggunaan bantuan tersebut untuk kebutuhan pokok seperti membeli bahan makanan sembako dan sebagainya sesuai kebutuhan yang menjadi instrumen vital dalam pembangunan ekonomi.
“Harapan kita, dengan adanya bantuan BLT DD ini. Dapat membantu masyarakat, apalagi menjelang hari raya idul fitri tahun 2025 M ini.” Harapnya
Melalui BLT-DD, pemerintah mengalokasikan dana untuk membantu warga desa, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Kegiatan penyaluran BLT-DD ini bertujuan untuk mendukung masyarakat kurang mampu secara finansial. Program ini telah menjadi salah satu langkah konkrit pemerintah dalam mengurangi dampak meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat
Gusyadi (Adv)




















