Kamera Jurnalis, Kepahiang – Pembangunan jalan hotmix di Terminal Kepahiang serta akses menuju Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pasar Ujung, Kecamatan Kepahiang, resmi dimulai. Tanda dimulainya pekerjaan ditandai dengan kegiatan titik nol yang dilaksanakan pada Selasa (14/10/2025), dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kepahiang Gregory Dayefiandro, S.E., M.Sc, Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP, Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si, jajaran Forkopimda, Sekda Kabupaten Kepahiang Dr. Hartono, M.Pd., M.H. dan pihak terkait lainnya.
Kegiatan tersebut merupakan awal dari pelaksanaan dua proyek pembangunan jalan hotmix yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Kepahiang Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp. 2 miliar. Pekerjaan akan dilaksanakan oleh PT. Pebana selaku pihak rekanan, mencakup perbaikan seluruh jalan di area terminal serta pembangunan jalan akses menuju SDIT Pasar Ujung sepanjang 150 meter, termasuk pemasangan gorong-gorong.

Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelaksanaan proyek sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
“Hari ini kita telah melakukan titik nol. Ini menjadi tanda bahwa pengerjaan pembangunan di dua titik tersebut segera dimulai. Kami mengingatkan kepada pihak rekanan agar melaksanakan pekerjaan sesuai RAB, dan kepada PU serta konsultan pengawas untuk mengawasi pelaksanaan sesuai aturan,” tegasnya.
Ketua DPRD Kepahiang, Gregory Dayefiandro, S.E., M.Sc, juga menyampaikan harapannya agar proyek berjalan sesuai mekanisme dan tepat waktu.
“Dengan telah dilakukan titik nol ini, kami berharap seluruh pihak dapat bekerja sesuai prosedur. Jaga kualitas dan selesaikan tepat waktu demi kepentingan masyarakat Kepahiang,” ujar Gregory.
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya dan Perkim Dinas PUPR Kepahiang, Ibnu Hajar, S.T., menjelaskan bahwa volume pekerjaan mencakup seluruh ruas jalan di area terminal serta akses ke SDIT Pasar Ujung.
“Seluruh pekerjaan akan dilaksanakan oleh PT. Pebana dengan dana APBD 2025 sebesar Rp 2 miliar,” jelasnya.
Dengan dimulainya dua proyek ini, Pemerintah Kabupaten Kepahiang berharap akses transportasi masyarakat semakin lancar dan fasilitas umum dapat menunjang aktivitas warga serta dunia pendidikan di wilayah tersebut.
ADV




















