Kamera Jurnalis, Kepahiang – Pemerintah Desa (Pemdes) Kampung Bogor, Kecamatan Kepahiang, terpaksa menggandeng pihak ketiga atau investor untuk pembangunan desa karena anggaran Dana Desa (DD) tahun 2026 yang sangat minim.
Pjs Kades Kampung Bogor, Iswanto Lodika, mengatakan bahwa desa tersebut hanya mendapatkan pagu anggaran DD sekitar Rp 200-an juta rupiah.
Dengan kondisi keuangan yang minim, Iswanto Lodika menegaskan bahwa pihaknya harus mencari investor-investor atau pihak ketiga untuk membantu dan mendorong pembangunan desanya.
“Pembangunan tetap diutamakan, walaupun dengan anggaran yang terbatas,” kata Iswanto.
Sementara itu, Sekdes Kampung Bogor, Gilang, menjelaskan bahwa 8 program pokok akan tetap dijalankan, seperti BLT DD, ketahanan pangan, penurunan stunting, dan lainnya.
“Dengan rancangan kerja sebelumnya, sementara pihak kami terbentur anggaran,” kata Gilang.




















