Kamera Jurnalis, Bengkulu Tengah – Guna menekan dan menurunkan kasus Shunting atau sering diketahui dengan kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya.
Desa Sekayun Mudik kecamatan Bang Haji kabupaten Bengkulu Tengah gelar rembuk Shunting di tingkat desa. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Camat kecamatan Bang Haji Siswandi, pihak TNI-Polri dalam hal ini diwakili Babinkamtibmas dan Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Sekayun Mudik hingga toko masyarakat.
Camat Bang Haji Siswandi mengatakan, pihaknya akan mendukung penuh kegiatan-kegiatan pemerintah desa Sekayun Mudik dalam menekan kasus stunting di desa tersebu. Baik itu upaya penglolan air bersi, menjaga lingkungan hidup hingga pemberian bantuan asupan gizi bagi masyarakat dan warga yang terkena stunting.
“Rembu stunting desa Sekayun Mudik ini, merupakan langka pemerintah desa dalam menentukan apa-apa saja yang akan dikerjakan dalam menanggulangi dan mencegah kasus stunting di desa ini,” ungka Siswandi Camat Bang Haji, Sabtu 9 Agustus 2024
Tidak hanya itu, dirinya juga mendorong masyarakat desa Sekayun Mudik untuk hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan hingga rutin untuk berkonsultasi kesehatan dengan fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut.
“Harapan kita, seluruh masyarakat desa Sekayun Mudik dapat sama-sama mencegah dan mengantisipasi terjadinya kasus stunting ini,” harapnya
Disisi lain, Elman selaku Kades Sekayun Mudik mengatakan. Guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya kasus stunting di desanya. Pihaknya telah melibatkan berbagi sektor, baik itu pihak puskesmas Sekayun, TNI-Polri, tokoh masyarakat hinga pihak kantor keagamaan.
“Semuanya kita libatkan. Baik pemuda-pemudi, tim kesehatan dari puskesmas, KUA, Babinsa dan babinkamtibmas hinga seluruh masyarakat untuk penanggulangan dan pencegahan kasus stunting di desa kita.” Terang kades (HKJ)











