Pasang iklan disini

Meski Efisiensi Anggaran, PUPR Masih Upayakan Bantuan BSPS

IMG 20250309 16241085

Kamera Jurnalis, Kepahiang – 2024 Kabupaten Kepahiang tidak mendapatkan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat. Namun 3.224 rumah tidak layak huni milik warga, telah diajukan untuk mendapatkan kuota tahun anggaran 2025 ini.

 

Hal ini disampaikan loleh Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Ibnu Hajar, ST beberapa waktu lalu. Menurutnya usulan BSPS tersebut sudah diajukan ke Kementerian PUPR tahun 2024 lalu

 

“BSPS untuk tahun 2025 sudah kita usulkan, total rumah yang kita usulkan berjumlah 3.224. Realisasinya belum bisa kita pastikan, kami juga berharap usulan bantuan bedah rumah ini bisa dikabulkan oleh pihak kementerian pada tahun ini, lantaran pengajuan sudah kita ajukan pada tahun 2024 lalu,” sampai Ibnu.

 

Meskipun belum bisa memastikan BSPS ini bisa berhasil didapatkan, namun Dinas PUPR Kabupaten memastikan akan berjuang semaksimal mungkin agar usulan ini bisa didapatkan untuk masyarakat Kepahiang.

 

Selanjutnya Ibnu menjelaskan, BSPS ini adalah program Kementerian PUPR berupa bantuan bedah rumah rakyat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah agar lebih layak huni. Serta masyarakat juga didorong terlibat aktif dan bergotong royong dalam pelaksanaan pembangunan rumahnya.

 

Sedangkan untuk jumlah bantuan yang langsung diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp 20 juta. Pada saat pekerjaan pembangunan tambahnya lagi, masyarakat juga bisa menambah dana bantuan tersebut jika memiliki dana pribadi.

 

“Hingga kini kami terus menjalin komunikasi dengan pihak kementerian, perihal BSPS ini. Tentu kami sangat berharap program bedah rumah untuk rumah warga yang tidak layak huni ini bisa berhasil didapatkan oleh Kabupaten Kepahiang, walaupun tidak seluruhnya diakomodir dari jumlah usulan yang kita ajukan,” demikian Ibnu. Adv (Miul)