Kamera Jurnalis, Kepahiang – Jelang perayaan hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025 ini, sejak sepekan terakhir berbagai toko pakaian di kabupaten Kepahiang mulai diserbu warga.
Sudah menjadi tradisi, jika setiap tahun di saat perayaan hari raya umat Islam. Masyarakat berbondong-bondong membeli pakaian baru. Seperti halnya di Kabupaten Kepahiang, tahun 2025 ini sejak sepekan terakhir masyarakat mulai menyerbu toko-toko pakaian untuk berbelanja pakaian baru yang akan digunakan saat hari raya nanti.
Seperti di toko Duta Obrolan yang berada di pasar Kepahiang. Dari pantauan kamerajurnalis.com, toko pakaian yang menyediakan berbagi jenis pakaian mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tersebut dipadati pengunjung hingga berdesak-desakan.
Hal tersebut dikarenakan, pihak toko menyediakan harga pakaian yang sangat dinamis dan terjangkau oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah.
Rozi pemilik toko saat dikonfirmasi mengatakan, sepekan terakhir penjualan pakaian di tokonya dibandingkan hari-hari biasa meningkatkan hingga 70 persen.
“Kalau dibandingkan dengan lembaran tahun 2024 dengan lebaran tahun 2025 ini, pembeli atau pengunjung hampir sama. Namun jika dibandingkan dengan hari-hari biasa, Alhamdulillah peningkatan mencapai 70%,” Ungkap Rozi pemilik toko, Kamis 27 Maret 2025
Sementara untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pengutilan yang dilakukan pengunjung. Rozi menuturkan, dirinya terpaksa menambah karyawan pengawas yang ia tempati di masing-masing lorong toko pakaiannya.
“Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak kita inginkan, kami menambah karyawan yang bertugas sebagi pengawas.” Tegasnya
Sementara, disisi lain barokah ramadhan dan lebaran idul fitri tahun ini juga dirasakan pedagang kaki lima dan juru parkir.
Seperti disampaikan Iwan pedagang mainan yang biasnya keliling ke acara-acara hajatan, sejak mangkal dan berjualan didepan toko pakaian sepekan terakhir. Dirinya meraup untung hingga ratusan ribu rupiah perhari.
“Biasnya jualan keliling ke acara-acara nikahan atau tempat-tempat yang ada keramaian. Namun sepekan terakhir, kami berjualan di depan toko-toko pakaian seperti ini. Alhamdulillah penjaualn meningkat dibandingkan hari-hari biasa,” katanya
Hala serupa juga dirasan para juru parkir, dengan banyaknya pengunjung toko pakaian. Lagan parkir para juru parkir juga membeludak akibat kendaran pengunjung.




















