Kamera Jurnalis, Kepahiang – Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bermani Ilir, Kamis (5/2/2026), yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Gunung Agung.
Pada hari kedua pelaksanaan musrenbang tersebut, Bupati Zurdi Nata menyampaikan bahwa musrenbang merupakan upaya strategis pemerintah daerah dalam menjaring aspirasi masyarakat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah tahun 2027.
“Melalui musrenbang ini, pemerintah ingin memastikan bahwa perencanaan pembangunan, khususnya di Kecamatan Bermani Ilir, benar-benar bersumber dari aspirasi masyarakat. Dengan demikian, program yang dilaksanakan dapat tepat sasaran, berkeadilan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Zurdi Nata.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa usulan yang disampaikan masyarakat juga harus bersifat logis serta disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi keuangan pemerintah daerah.
Dalam forum musrenbang kecamatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Kepahiang adalah pengembangan dan peningkatan produktivitas komoditas kopi dan lada. Penetapan kopi dan lada sebagai program unggulan daerah dinilai relevan karena kedua komoditas tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan dan mata pencaharian utama masyarakat Kepahiang.
“Saya telah menghadap Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, dan insyaallah Kabupaten Kepahiang akan mendapatkan bantuan program peremajaan kebun kopi seluas 600 hektare,” ujar Bupati.
Pada akhir kegiatan, Bupati Zurdi Nata menyerahkan kartu perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan kepada 298 tenaga kerja di Kecamatan Bermani Ilir. Program tersebut merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Kepahiang dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rejang Lebong.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Musi Dayan, Camat Bermani Ilir Hamka, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rejang Lebong Yogo Iman Kristianto, Kepala Dinas Pariwisata Rudi Andi Sihaloho, serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Hardiono.




















